PURUK CAHU, Matasenator.com – Masa muda adalah masa emas untuk mengeksplorasi potensi, meraih pendidikan setinggi-tingginya, dan merajut mimpi. Berangkat dari hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, meniup peluit peringatan bagi generasi muda di Bumi Tira Tangka Balang agar tidak terburu-buru mengambil keputusan besar untuk menikah di usia dini.
Olivia menilai, melangkah ke jenjang pernikahan pada usia yang belum matang berpotensi memicu berbagai dampak domino negatif, mulai dari terhambatnya jalur pendidikan, risiko kesehatan reproduksi, hingga terancamnya masa depan anak muda itu sendiri.
Politisi perempuan dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengajak para remaja untuk mengalihkan energi mereka pada hal-hal yang lebih produktif, seperti menyelesaikan sekolah atau kuliah, mengasah keterampilan (skill), serta mempersiapkan diri secara holistik.
Bagi Olivia, fondasi keluarga yang kokoh tidak sekadar dibangun di atas komitmen, melainkan butuh kesiapan mental, kemandirian ekonomi, dan kematangan sosial.
“Anak-anak muda sebaiknya fokus terlebih dahulu pada pendidikan dan cita-cita. Pernikahan dini dapat membatasi peluang dan ruang gerak masa depan kalian. Jadi, persiapkan diri dengan matang sebelum melangkah,” pesan Olivia dengan penuh kepedulian, Jumat (26/6/2026)
Dalam fase pencarian jati diri, Olivia menekankan pentingnya keterbukaan remaja untuk menjalin komunikasi dua arah dengan orang tua, guru, maupun figur yang lebih berpengalaman. Lingkungan yang suportif dan kaya akan arahan positif dinilai mampu membentengi remaja dari keputusan impulsif yang merugikan.
Ia juga mendorong agar setiap remaja memahami hak-hak mereka, termasuk hak untuk mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan memiliki roadmap atau perencanaan masa depan yang jelas.
Mencegah maraknya pernikahan usia anak bukan hanya tugas individu sang remaja. Olivia menegaskan bahwa hal ini memerlukan kerja sama kolektif yang melibatkan tiga pilar utama: Orang Tua Sebagai benteng pertama pengawasan dan edukasi di rumah. Sekolah Sebagai wadah formal yang menyisipkan pemahaman hak anak dan kesehatan reproduksi. dan Masyarakat Sebagai lingkungan sosial yang sehat dan protektif terhadap tumbuh kembang anak.
Melalui sinergi ini, Olivia berharap generasi muda Kabupaten Murung Raya dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, tangguh menghadapi tantangan zaman, dan pada saatnya nanti, mampu membangun keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera. (MS1)




