Gubernur Kalteng Bagikan Ribuan Paket Sembako Dalam Pasar Murah Jelang Hari Raya

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menggratiskan ribuan paket sembako

Palangka Raya ,MATASENATOR.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menggratiskan ribuan paket sembako dalam gelaran pasar murah jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 untuk para ojek online (ojol), petugas kebersihan, porter, serta masyarakat dari lembaga sosial rakyat.

“Mereka yang bekerja sebagai ojol, petugas kebersihan, porter, dan lainnya berhak menerima bantuan ini,” kata Gubernur Agustiar Sabran di Palangka Raya, Rabu.

Dalam kegiatan ini disediakan 2.052 paket sembako yang berisikan lima kilogram beras, satu kilogram gula beras, dan dua liter minyak goreng, senilai Rp145.500. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memberi subsidi Rp135.500, kemudian disubsidi lagi oleh gubernur sehingga paket sembako tersebut menjadi gratis.

“Ini uang rakyat yang kami bagikan kembali. Walaupun terjadi efisiensi anggaran, kami tetap mementingkan kepentingan masyarakat di atas segala-galanya,” ucap Gubernur Agustiar.

Dia menegaskan program ini sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Saya tahu, bapak ibu semua adalah tulang punggung keluarga, yang setiap hari terus bekerja keras untuk menghidupi keluarga agar dapat tercukupi semua kebutuhannya,” tutur Gubernur Kalteng itu.

Dalam kegiatan tersebut Gubernur Agustiar juga menyalurkan secara simbolis zakat, infak, dan sedekah, dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kalteng sejumlah Rp200.405.000 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Wagub Kalteng Edy Pratowo menambahkan pemerintah daerah memahami tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, termasuk dampak situasi geopolitik global.

“Meski anggaran turun dari Rp10,2 triliun menjadi Rp5,4 triliun, kami tetap berupaya memberi yang terbaik untuk masyarakat,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kalteng Leonard S Ampung menjelaskan kegiatan ini dirangkai dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 hingga 500 orang. (irw)